Rabu, 03 Juli 2013

Kuliner Khas Jogjakarta Yaitu Gudeg

Gudeg, makanan khas jogja adalah salah satu makanan khas yang diminati oleh beberapa orang, rasanya yang khas dan manis membuat orang mudah ingat dengan makanan yang satu ini, gudeg adalah buah nangka muda (gori) direbus di atas tungku sekitar 100 derajat celcius selama 24 jam untuk menguapkan kuahnya. Sebagai lauk pelengkap, daging ayam kampung dan telur bebek dipindang yang kemudian direbus. Sedangkan rasa pedas merupakan paduan sayur tempe dan sambal krecek.

Gori atau nangka muda, adalah bahan baku utama gudeg yang lebih umum dikenal. Sebab di masa lalu, bahan baku ini sangat mudah diperoleh di kebun-kebun milik masyarakat Jogyakarta, dulu orang Jogya hanya mengenal satu jenis gudeg, yakni gudeg basah. Gudeg kering dikenal setelahnya, sekitar 57-an tahun dari saat sekarang ini. Hal ini setelah orang-orang dari luar Jogja mulai membawanya sebagai oleh-oleh. Keuntungannya, gudeg pun tumbuh sebagai home industry makanan tradisional di Jogja.

Banyak wisatawan yang berkunjung ke Jogja dan rasanya kurang lengkap jika belum menyantap gudeg di tempat ini. Tidak hanya rasanya tapi juga kemasan gudeg atau oleh-oleh khas Jogja ini dikemas menarik dengan menggunakan ‘besek’ (tempat dari anyaman bambu) atau menggunakan ‘kendil’ (guci dari tanah liat yang dibakar). Melengkapi sajian nasi gudeg akan lebih pas disertai minuman teh gula batu. Dijamin Anda akan ketagihan.

Setelah kita tahu tentang gudeg, maka berikut ini kami kasih tau cara membuat gudeg itu sendiri.. silahkan di amati.. hihihi

Resep Gudeg 
Bahan-bahan :
1 kg nangka yg tidak terlalu muda, potong-potong
12 btr telur rebus ( kupas kalau ingin bumbunya lebih meresap )
1000 cc air kelapa atau 1 sdt cuka
10 lbr daun salam
8 iris lengkuas ½ x 8cm yg diiris menurut panjangnya
200 gr gula merah, iris halus
2000 cc santan dari 1 butir kelapa
Bumbu yang dihaluskan :
15 siung bawang merah
10 siung bawang putih
4,5 sdt ketumbar
garam secukupnya

Cara Membuat :

Tahap 1
Karena butuh waktu lama untuk memasak, pakai panci beralas tebal.
Alaskan daun salam didasar panci,taruh diatasnya irisan lengkuas.
Campur bumbu halus dengan 500 cc air kelapa, aduk rata.
Masukkan berturut turut potongan nangka muda, telur rebus, gula merah,
siramkan bumbu halus yang dilarutkan dalam air kelapa atau cuka.
Tambahkan air kelapa secukupnya sebatas tinggi nangka dan
telur tadi agar terendam.
Tutup panci rapat-rapat, masak diatas api sedang,
jangan dibuka-buka tutupnya selama kira-kira 2 jam.

Tahap 2
Setelah 2 jam lihat apakah airnya sudah tinggal sedikit,
angkat dulu telurnya dan sisihkan sementara agar tidak hancur.
Masukkan santan, aduk-aduk dengan sendok kayu
sambil menghancurkan potongan nangka.
Masukkan kembali telurnya sampai sedikit terkubur dalam nangka.
Masak lagi dengan api kecil selama minimal 3½ jam.
Aduk sesekali sampai santan habis.
Gudeg akan cantik berwarna coklat kemerahan dengan
cairan yang sedikit dan kental.
Siramkan areh/kuah opor ayam kental diatas gudeg nangka ini
secukupnya pada saat dihidangkan.

sekitan artikel tentang gudeg, semoga bermanfaat.. jangan lupa untuk selalu membaca tetang keamanan pangan supaya kita tidak salah memilih makanan yang paling tepat untuk kita. hihihi

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar